HILIZAMURUGO – Menindaklanjuti rencana strategis yang telah dijadwalkan sejak awal tahun, Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja AFY melaksanakan kunjungan pelayanan di wilayah Zona 6, tepatnya di Resort 19 Hilizumuru pada Sabtu hingga Minggu, 25-26 April 2026. Kunjungan ini merupakan realisasi dari pertemuan koordinasi antara BPS-AFY dan Pengurus Resort 19 yang telah dirancang sejak Januari lalu.
Seluruh rangkaian kegiatan dipusatkan di Gedung Gereja AFY Jemaat 19.02 Hilizamurugo, Kecamatan Susua Kabupaten Nias Selatan.
Pada hari Sabtu (25/04), BPS-AFY memandu langsung jalannya Sosialisasi perubahan Tata Gereja dan Peraturan Rumah Tangga (PRT) AFY. Kehadiran Pimpinan Sinode secara langsung di Resort 19 Hilizumuru ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap butir peraturan hasil Sidang Sinode Am AFY di tahun 2025 dapat dipahami dengan jelas dan diimplementasikan secara tepat oleh para pelayan maupun Jemaat di wilayah Hilizumuru.
Puncak kunjungan pelayanan ditandai dengan Ibadah Minggu (26/04) yang berlangsung penuh khidmat. Ibadah kali ini terasa istimewa karena selain dihadiri oleh jemaat setempat, turut hadir pula saudara-saudara seiman dari AFY Jemaat 19.01 Hilizumuru yang berbaur bersama dalam persekutuan.
Ibadah ini dilayani oleh:
- Liturgos: Sekretaris Sinode, Pdt. Suap Ri Sarumaha, S.Th.
- Pengkhotbah: Ephorus AFY, Pdt. Yanto Kurniatman Hura, M.Th.
Nats khotbah terambil dari Kisah Para Rasul 2:22-28 dengan tema "Hatiku Bersukacita dan Jiwaku Bersorak-sorak" sesuai Perikopen AFY. Ephorus AFY mengupas tuntas konteks khotbah Rasul Petrus di Yerusalem. Beliau menjelaskan bahwa sukacita sejati seorang beriman tidak bergantung pada situasi duniawi, melainkan pada kehadiran Tuhan yang senantiasa menyertai.
Dalam pesan penggembalaannya, Ephorus menekankan tiga poin penting bagi jemaat:
- Sukacita yang Berakar pada Kristus: Seperti kesaksian Daud yang dikutip Petrus, kita diajak untuk selalu memandang Tuhan di depan mata agar hati kita tetap teguh dan bersukacita.
- Syukur atas Berkat Tuhan: Jemaat diingatkan untuk tidak pernah lupa menghitung berkat Tuhan dalam setiap helai napas dan usaha, sekecil apa pun itu.
- Ketekunan dalam Doa: Beliau berpesan agar jemaat jangan jemu-jemu untuk berdoa. Doa bukan sekadar permintaan, melainkan jembatan komunikasi yang menjaga jiwa kita tetap bersorak di tengah tantangan hidup.
Kunjungan ini tidak hanya menjadi momentum administratif melalui sosialisasi aturan, tetapi juga menjadi sarana penguatan spiritual dan pemersatu antar-jemaat di wilayah Resort 19 Hilizumuru. Kebersamaan antara Pimpinan Sinode, Pengurus Resort, serta kehadiran Jemaat 19.01 Hilizumuru dan 19.02 Hilizamurugö diharapkan dapat memotivasi seluruh elemen gereja untuk semakin giat melayani dengan tulus dan setia.
Keluarga besar Resort 19 Hilizumuru menyambut hangat kunjungan ini sebagai bentuk perhatian nyata Pimpinan Pusat terhadap perkembangan iman dan organisasi di tingkat lokal.